Selamat Datang di Sangkuriang Mania

Selasa, 13 Agustus 2013

Tips Mengatasi Kegagalan Produksi Lele Sangkuriang



Dalam bisnis apapun  termasuk bisnis lele, selalu ada masalah  yang kerap dihadapi oleh para pengusaha lele. Kendala ini seharusnya tidak perlu dikhawatirkan karena anda pastinya tidak bisa menghindari berbagai masalah yang mungkin menimpa usaha anda. Justru dengan banyak masalah anda akan banyak belajar untuk melatih intuisi dan belajar mencari solusi yang tepat buat usaha anda sehingga jika dikemudian hari anda menemukan masalah yang sama anda sudah siap untuk melaluinya. Yang perlu anda ketahui yaitu mengenali lebih dekat sumber- sumber permasalahan yang mungkin menghampiri anda dan solusinya:

Kualitas Benih Buruk / Terjangkit Penyakit
Benih merupakan faktor penentu keberhasilan usaha lele anda. Bayangkan apa jadinya jika benih yang anda beli  tidak seperti yang anda harapkan. Mungkin benih tersebut  mudah terserang penyakit karena di hasilkan dengan teknik pemijahan yang tidak baik, bukan dari indukan yang berkualitas akibat perkawinan sedarah (inbreeding) seperti yang terjadi pada Lele Sangkuriang dimana tingkat pertumbuhannya mengalami keterlambatan. Nah untuk mengatasi kemungkinan hal ini terjadi dalam usaha anda, sebaiknya belilah benih dari sentra produksi benih  yang menggunakan indukan berkualitas, menggunakan teknik pemijahan yang baik  dan sistim perawatan benih yang baik pula. Anda bisa berkunjung ke sentra produksi benih dan tanyakan kepada mereka hal – hal yang ingin anda ketahui sebelum anda melakukan pembelian benih sekalian menjalin hubungan kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua pihak.

Gangguan Hama
Hama merupakan predator dari benih, ada beberapa hama yang sering memangsa lele baik ukuran benih maupun ukuran lele konsumsi seperti ucrit, kini-kini, kodok, ular dan burung. Berdasarkan pengalaman, hama ucrit dan kini-kini merupakan pemangsa yang paling banyak memakan lele benih ukuran dibawah 2 cm. Anda harus berhati –hati dan adakan pemeriksaan kolam secara rutin terutama sejak benih berukuran larva. Hama ini dapat menghabiskan ribuan benih yang masih kecil hanya dalam beberapa hari saja. Jika menemukan hama ini segera tangkap dengan menggunakan seser halus dan jangan menunda karena hama ini merupakan predator dengan tingkat kemampuan tinggi dalam memangsa lele benih. Pengguanaan pestisida hama atau sejenisnya sangat tidak disarankan karena akan menggangu kesehatan ikan bahkan bisa membunuh lele.  Untuk hama burung dapat dihindari dengan memasang paranet diatas kolam atau memasang tali yang terbentang dari satu sisi kolam ke sisi lainnya sehingga mempersulit burung untuk mencapai permukan air.

Pencegahan Penyakit.
Berbagai penyakit sering menyerang lele baik lele benih maupun lelel konsumsi. Penyakit       seperti  Perut Kembung yang disebabkan oleh Bakteri Aeromonas sp misalnya, sering membuat petani lele mengalami kerugian karena banyaknya ikan yang mati dalam waktu singkat. Walaupun banyak terdapat obat – obatan yang dijual di toko obat ikan untuk menanggulangi penyakit,  akan lebih baik jika dilakukan pencegahan jauh sebelum penyakit itu menyerang ikan. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan cara memberi vitamin, penggunaan probiotik untuk meningkatkan kualitas air, serta pemberian pakan yang bermutu tinggi.

Minimalkan Sifat Kanibal Lele
Lele merupakan hewan kanibal yaitu memangsa sesame lele terutama yang berukuran lebih kecil dan lemah akibat serangan penyakit. Akibatnya bisa dipastikan jumlah lele yang dipelihara banyak yang hilang tanpa jejak, atau anda hanya menemukan banyak  sisa kerangka ikan di dasar kolam. Anda dapat mengurangi sifat kanibal lele dengan cara menebar benih yang berukuran seragam. Misalnya tebar benih 7-8 cm untuk satu kolam dan jangan mencampurnya dengan benih yang berukuran lebih besar atau lebih kecil seperti ukuran5 cm dengan tujuan agar benih yang kecil tidak dimakan oleh lele yang berukuran besar terutama pada saat lapar. Selain penebaran benih yang ukurannya seragam, pemberian makan secara teratur dan cukup dapat mengurangi sifat kanibal lele dan lakuan penyortiran jika terlihat banyak lele yang berukuran lebih besar dari pada lainnya. Dengan cara – cara ini survival rate lele anda tetap tinggi dan tentunya hasil panen yang bagus dan tentunya meningkatkan penghasilan bisnis anda.

Kesalahan Dalam Teknis Pemeliharaan
Sebenarnya  usaha budidaya lele tidaklah sulit, tapi kenyataannya masih banyak orang yang gagal dalam merintis usaha ini. Salah satu penyebabnya adalah karena masalah teknis pemeliharaan dan banyak yang masih beranggapan bahwa lele itu mudah dipelihara dan tidak perlu perhatian khusus. Hal – hal sepeleh seperti ini sebenarnya yang menyebabkan kegagalan dalam usaha ini. Jika anda serius dalam menjalankan usaha ini, anda harus memperhatikan aspek teknis pemeliharaan yang baik sehingga bisa memberikan keuntungan finasisal seperti harapan anda. Jika ada yang anda tidak pahami mengenai seluk –beluk bisnis ini, anda bisa bertanya kepada teman anda yang lebih dahulu terjun ke bisnis ini atau mencari orang yang anda anggap mengetahui cara ternak lele yang baik sehingga anda bisa menjalankan usaha ini dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar